Oximeter membutuhkan input berupa perbedaan intensitas cahaya yang dilewatkan pada jari tangan. Sumber cahaya yang digunakan adalah LED infra merah, karena memiliki frekuensi dimana phototransistor bekerja.
Signal Conditioning
Sinyal yang didapatkan dari phototransistor harus dikondisikan terlebih dahulu agar noise yang terkandung dalam sinyal dapat diminimalisasi dan memiliki resolusi yang cukup untuk diolah pada tahap selanjutnya. Signal conditioning yang dilakukan adalah preAmplifier, active lowpass filter, lowpass amplifier. Kegunaan ketiga pengkondisi sinyal ini sudah pernah kami bahas pada tulisan sebelumnya Oximeter Filter Analog
OpAmp LM324
OpAmp yang digunakan pada experiment ini adalah LM324. Dipilih LM324 karena murah dan mudah didapatkan di toko-toko elektronik. Berikut ini merupakan gambar skematik dari LM324
Hasil yang didapatkan sesuai harapan, pada saat cahaya inframerah dilewatkan melalui jari tangan, pembacaan phototransistor tidak seperti pada simulasi tetapi mirip.
Skala
diukur pada Skala Y : 1 V/div dan Skala X : 1 s/div.
Implementasi Oximeter pada Digital Filter dan Interface menggunakan DAC dengan Sampling and Hold dan tanpa Sampling and Hold Oximeter hasil dari output disampling dengan menggunakan Arduino lalu di digital filter dioutput dengan menggunakan interface module DAC MCP4725 dibandingkan dengan di sampling menggunakan Sample and Hold LF398N Module DAC MCP4725 MCP4725 adalah saluran tunggal, 12-bit, output tegangan Konverter Digital-ke-Analog dengan EEPROM terintegrasi dan Antarmuka Serial Kompatibel I2C.MCP4725 DAC menawarkan memori non-volatile terintegrasi (EEPROM) yang memungkinkan register DAC dan nilai bit konfigurasi untuk disimpan pada saat dimatikan. Pin VREF atau perangkat VDD dapat dipilih sebagai tegangan referensi DAC. Mode Power-Down memungkinkan pengurangan arus sistem ketika tegangan output DAC tidak diperlukan. Perangkat ini tersedia dalam paket 6-pin SOT-23 kecil. dengan fitur Resolusi 12-bit, Antarmuka I2C (Standar, Cepat, dan Kecepatan Tinggi didukung), Pa...
Percobaan Pengukuran Karakteristik Rangkaian IC LF-398 ( Sample and Hold) IC LF398N Perangkat LF298 dan LFx98x adalah sirkuit monolitik sample-and-hold yang menggunakan teknologi BI-FET untuk memperoleh akurasi ultrahigh DC dengan perolehan sinyal yang cepat dan tingkat droop yang rendah. Beroperasi sebagai pengikut gain-kesatuan, akurasi gain DC adalah 0,002% khas dan waktu akuisisi serendah 6 μs hingga 0,01%. Tahap input bipolar digunakan untuk mencapai tegangan offset rendah dan lebar bandwidth. Penyetelan offset masukan dilakukan dengan satu pin dan tidak menurunkan drift offset masukan. Bandwidth lebar memungkinkan LF198-N untuk dimasukkan di dalam loop umpan balik dari penguat operasional 1-MHz tanpa masalah stabilitas. Impedansi masukan 1010 Ω memungkinkan impedansi sumber daya tinggi digunakan tanpa menurunkan akurasi. P-channel junction FETs dikombinasikan dengan perangkat bipolar dalam penguat output untuk memberikan tingkat droop serendah 5 mV / menit dengan k...
Filter Analog Oximeter Pulsa Oximeters mengandung satu atau lebih tahap penyaringan sinyal antara fotodioda dan mikrokontroler. Filter Aktif ini bertanggung jawab untuk menghilangkan noise sambil mempertahankan komponen frekuensi yang berguna dari sinyal, sehingga meningkatkan rasio signal-to-noise. Frekuensi sudut dari filter ini tidak hanya mempengaruhi tingkat noise, tetapi juga bentuk sinyal pulsa. Dengan mempersempit bandwidth filter dapat menekan noise namun, pada saat yang sama, meredam komponen sinyal penting dengan mengurangi konten harmonik. Frekuensi Oximeter Range Frekuensi Output dari Oximeter merupakan 0.66-15Hz Teknik Signal Conditioning Proyek ini menggunakan salah satu op-amp sebagai ground virtual. Op-amp dalam proyek-proyek sederhana adalah sering membutuhkan + dan - tegangan. Akan lebih baik untuk menghemat dengan menggunakan sumber daya tunggal (+ dan GND). Cara untuk melakukannya adalah menggunakan salah satu op-amp sebagai sumber arus dan me...
Komentar
Posting Komentar