Langsung ke konten utama

Jam Digital + Kalkulator Menggunakan Arduino Uno


Jam Digital

Jam digital yang akan kita gunakan adalah jam digital menggunakan clock internal sebagai timer yang sudah kita buat sebelumnya. Jam Digital Menggunakan Clock Internal Arduino

Kalkulator

Kalkulator yang akan kita buat adalah kalkulator sederhana yang dapat melakukan operasi penjumlahan, pengurangan, dan perkalian. Sebagai input, kita akan menggunakan button yang dirangkai menjadi keypad

Keypad

Keypad yang digunakan adalah keypad 4x4. Sehingga kita akan membutuhkan

Komponen Keypad
1. Button (16 buah)
2. Pin Header Male (8 buah)
3. Dot Matriks
4. Timah
5. Kawat Penghantar

16 button akan dirangkain seperti berikut



Antar button dihubungkan menggunakan solder seperi gambar di atas. Untuk jarak yang pendek cukup dihubungkan menggunakan timah, sementara untuk jarak yang pajang dihubungkan menggunakan kawat penghantar. Tampilan fisik keypad setelah selesai dibuat sebagai berikut

 

Setiap button membutuhkan 1 pin untuk kontrol. Tetapi hal tersebut tidak mungkin dilakukan karena arduino mempunyai pin yang sangat terbatas. Untuk mengatasi hal tersebut, kita hanya akan menggunkan 4 pin tetapi ditambahkan 4 resitor sehingga pada arduino tegangan input yang diterima akan berbeda. Perbedaan tegangan ini yang akan kita gunakan untuk kontrol.

EXPERIMENT

Komponen

1. Arduiono Uno
2. 7 Segment 4 Digits
3. Jumper (13 buah)
4. Keypad button
5. Resistor 1k (13 buah)

Fitur

Button Utama
button A untuk menuju Mode A (menampilkan jam digital)
button B untuk menuju Mode B (mengubah waktu jam digital)
button C untuk menuju Mode C (kalkulator sederhana)

Mode A ( Tampilan Jam Digital)
Menampilkan Jam Digital
input button selain button utama tidak akan menghasilkan perubahan

Mode B (Setting Jam)
Mengganti waktu pada jam
Proses penggantian dimulai dari segment paling kiri
button 0-9 berfungsi untuk memasukkan nilai pada jam
button '*' berfungsi untuk menggeser segment pointer ke kiri 1 kali
button '#' berfungsi untuk menggeser segment pointer ke kanan 1 kali
button '=' berfungsi untuk menyimpan perubahan waktu

Mode C (Kalkulator Sederhana)
terduriri dari 4 proses:
 1. Menerima input A (bilangan 1)
 2. Menerima input B (bilangan 2)
 3. Menerima input C (jenis operasi)
 4. Menampilkan hasil
button 0-9 digunakan untuk memasukkan nilai
button '*' berfungsi untuk menggeser segment pointer ke kiri 1 kali
button '#' berfungsi untuk menggeser segment pointer ke kanan 1 kali
button '=' berfungsi untuk melanjutkan ke proses selanjutnya
  

Wiring Diagram


Code


Video Eksperimen

Kost William, Tanggal, 28 Februari 2018

Anggota Kelompok

William Chandra/13215052

Muhammad Al Faruqi/13215074


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Implementasi Oximeter pada Digital FIlter dan Interface menggunakan DAC dengan Sampling and Hold dan tanpa Sampling and Hold

Implementasi Oximeter pada Digital Filter dan Interface menggunakan DAC dengan Sampling and Hold dan tanpa Sampling and Hold Oximeter hasil dari output disampling dengan menggunakan Arduino lalu di digital filter dioutput dengan menggunakan interface module DAC MCP4725 dibandingkan dengan di sampling menggunakan Sample and Hold LF398N Module DAC MCP4725 MCP4725 adalah saluran tunggal, 12-bit, output tegangan Konverter Digital-ke-Analog dengan EEPROM terintegrasi dan Antarmuka Serial Kompatibel I2C.MCP4725 DAC menawarkan memori non-volatile terintegrasi (EEPROM) yang memungkinkan register DAC dan nilai bit konfigurasi untuk disimpan pada saat dimatikan. Pin VREF atau perangkat VDD dapat dipilih sebagai tegangan referensi DAC. Mode Power-Down memungkinkan pengurangan arus sistem ketika tegangan output DAC tidak diperlukan. Perangkat ini tersedia dalam paket 6-pin SOT-23 kecil. dengan fitur Resolusi 12-bit, Antarmuka I2C (Standar, Cepat, dan Kecepatan Tinggi didukung), Pa...

Implementasi Analog dari Pulse Oximeter

Implementasi Analog Oximeter Oximeter membutuhkan input berupa perbedaan intensitas cahaya yang dilewatkan pada jari tangan. Sumber cahaya yang digunakan adalah LED infra merah, karena memiliki frekuensi dimana phototransistor bekerja. Signal Conditioning Sinyal yang didapatkan dari phototransistor harus dikondisikan terlebih dahulu agar noise yang terkandung dalam sinyal dapat diminimalisasi dan memiliki resolusi yang cukup untuk diolah pada tahap selanjutnya. Signal conditioning yang dilakukan adalah preAmplifier, active lowpass filter, lowpass amplifier. Kegunaan ketiga pengkondisi sinyal ini sudah pernah kami bahas pada tulisan sebelumnya Oximeter Filter Analog OpAmp LM324 OpAmp yang digunakan pada experiment ini adalah LM324. Dipilih LM324 karena murah dan mudah didapatkan di toko-toko elektronik. Berikut ini merupakan gambar skematik dari LM324 Schematic Rangkaian Implementasi Komponen 1. Arduino Uno 2. OpAmp LM324 3. Resistor 1k (1 bua...

Sample And Hold

Percobaan Pengukuran Karakteristik Rangkaian IC LF-398 ( Sample and Hold) IC LF398N Perangkat LF298 dan LFx98x adalah sirkuit monolitik sample-and-hold yang menggunakan teknologi BI-FET untuk memperoleh akurasi ultrahigh DC dengan perolehan sinyal yang cepat dan tingkat droop yang rendah. Beroperasi sebagai pengikut gain-kesatuan, akurasi gain DC adalah 0,002% khas dan waktu akuisisi serendah 6 μs hingga 0,01%. Tahap input bipolar digunakan untuk mencapai tegangan offset rendah dan lebar bandwidth. Penyetelan offset masukan dilakukan dengan satu pin dan tidak menurunkan drift offset masukan. Bandwidth lebar memungkinkan LF198-N untuk dimasukkan di dalam loop umpan balik dari penguat operasional 1-MHz tanpa masalah stabilitas. Impedansi masukan 1010 Ω memungkinkan impedansi sumber daya tinggi digunakan tanpa menurunkan akurasi. P-channel junction FETs dikombinasikan dengan perangkat bipolar dalam penguat output untuk memberikan tingkat droop serendah 5 mV / menit dengan k...